Nintendo: 3DS Laris, Wii Melempem



KOMPAS.com - Penjualan konsol game portabel Nintendo 3DS yang terus meningkat, ternyata tidak mampu mendongkrak laba penjualan Nintendo secara keseluruhan. Perusahaan asal Jepang sedang direnung kekecewaan.

Nintendo telah merilis laporan keuangan, Kamis (26/1/2012). Pada periode April sampai Desember 2011, Nintendo mencatat kerugian sebesar 630 juta dollar AS (Rp 5,67 triliun).
Padahal, pada periode yang sama tahun lalu, Nintendo berhasil meraup laba sebesar 635 juta dollar AS (Rp 5,71 triliun).

Dengan ini, total penjualan Nintendo turun 31,2% menjadi 7,2 miliar dollar AS (Rp 64,8 triliun).

"Padahal, kami menaruh banyak harapan di akhir tahun lalu. Namun ternyata kami gagal," kata Presiden Nintendo Satoru Iwata.

Pihak Nintendo mengatakan, ada tiga alasan utama kerugian perusahaan konsol game ini. Yakni lemahnya penjualan konsol Wii, kebijakan potongan harga setiap pembelian konsol 3DS pada musim semi 2011, dan karena menguatnya mata uang Yen.

Kendati demikian, Iwata melontarkan kabar baik untuk para pecinta game. Nintendo akan meluncurkan konsol Wii U yang siap menggantikan kesuksesan Wii. Pada akhir 2012 nanti, Wii U mulai dipasarkan di Jepang, Amerika, Eropa, dan Australia.

Sumber : Techcrunch

Read Users' Comments (0)

Galaxy Tab "Disulap" Jadi Pemandu Wisata


KOMPAS.com - Penggunaan teknologi sebagai alat penunjang sektor pariwisata sudah banyak diaplikasikan di beberapa negara. Kini, komputer tablet Samsung Galaxy Tab telah diaplikasikan sebagai alat untuk memandu para wisatawan di London Eye, Inggris.

London Eye merupakan kincir bianglala terbesar di dunia setinggi 135 meter, yang terletak di sisi sungai Thames, London. London Eye terdiri atas 32 ruangan yang bentuknya mirip kapsul. Nah, masing-masing ruang kapsul itu dipasangkan 1 unit Galaxy Tab 10.1.

Pihak pengelola London Eye menciptakan aplikasi khusus pemandu wisata yang diprogram untuk memberi informasi tentang tempat menarik yang dapat dilihat dari London Eye.
Sambil menikmati pemandangan dari ketinggian, wisatawan bisa memilih tempat yang dirasa menarik. Kemudian, akan muncul deskripsi singkat, jarak, dan tahun berdiri tempat menarik tersebut.

Aplikasi ini tersedia dalam lima bahasa, yaitu Inggris, Perancis, Jerman, Belanda, dan Spanyol. Pergantian pilihan bahasa tersedia di menu utama aplikasi, jadi tak perlu lagi masuk ke menu setting.

Pihak pengelola London Eye megatakan, mereka akan terus melakukan update fitur dan sistem aplikasi agar dapat memberi informasi lebih bermanfaat dan memberi kesan yang berbeda kepada wisatawan.

Sumber : Tech Radar

Read Users' Comments (0)

Ratusan Situs Dibobol, Kenya Tuding "Hacker" Indonesia


KOMPAS.com — Nama Indonesia disebut-sebut terlibat dalam serangan peretas (hacker) yang merusak lebih dari 100 situs Pemerintah Kenya. Kelompok peretas itu menggunakan nama Direxer. Di luar kebiasaan aktivitas peretasan, kelompok ini sengaja menampilkan namanya untuk menunjukkan bahwa Direxer berhasil membobol situs tersebut.

Pihak E-Government Kenya mengindikasikan bahwa serangan peretas itu dilakukan oleh kelompok yang tergabung ke forum keamanan online Indonesia yang dikenal sebagai Forum Code Security.

Situs milik Pemerintah Kenya (dengan domain .go.ke) yang berhasil diretas adalah milik Departemen Keuangan, Pendidikan, Kesehatan Publik, Kepemudaan, Kebudayaan Nasional dan Jalan.

Situs lembaga pemerintah lain juga teretas, yakni Administrasi Kepolisian, Imigrasi, Penjara, serta berbagai situs pemerintah kota dan dewan kenegaraan.

Namun, berdasarkan laporan investigasi TrendLab dari perusahaan keamanan Trend Micro, serangan peretas tersebut bukan dilakukan oleh orang yang berasal dari Indonesia.

Dalam siaran pers Trend Micro yang diterima Kompas.com, Selasa (24/1/2012), pihak Trend Micro menyatakan:
Hasilnya, tim investigasi TrendLab dari Trend Micro, menyimpulkan bahwa setelah mengidentifikasi profiling dari penyerang yang terkonsolidasi tersebut berasal dari beberapa wilayah/negara yang berbeda dan tidak dilakukan sendirian oleh kelompok bernama Direxer, termasuk menyebut asal Indonesia sendiri adalah tidak benar, karena rata-rata hacker bersifat patriotik dan jelas tidak ingin mendiskreditkan negara asal mereka. Yang pasti tujuan dari para hacker tersebut adalah mengalihkan perhatian orang dari penyerang yang sebenarnya.
Pihak Trend Micro juga melaporkan bahwa masih ada situs Pemerintah Kenya yang masih terinfeksi serangan, antara lain:
1. www.commstaskforce.go.ke/
2. www.kipi.go.ke/postinfo.html
3. www.cabinetoffice.go.ke/dz.htm
4. www.westernkenya.go.ke/main.php
5. www.nesc.go.ke/index.php/domestic

Sumber : http://tekno.kompas.com/read/2012/01/25/08574118/Ratusan.Situs.Dibobol.Kenya.Tuding.Hacker.Indonesia

Read Users' Comments (0)

Tolak SOPA, Pendiri Wikipedia Dikecam Asosiasi Film Amerika

 
KOMPAS.com - Pendiri Wikipedia, Jimmy Wales bertengkar kata-kata di media, dengan Pemimpin Motion Picture Association of America (MPAA), Christopher Dodd. Wales dituduh menyalahgunakan kekuasaan untuk tolak SOPA.
Ini bukan penyalahgunaan kekuasaan, tapi ini demokrasi.
-- Jimmy Wales. Pendiri Wikipedia.
Menurut Dodd, aksi "Blackout" Wikipedia selama 24 jam dimanfaatkan Wales untuk mempengaruhi pengguna Wikipedia di seluruh dunia agar mengikuti pendapatnya.

"Ini bukan penyalahgunaan kekuasaan, tapi ini demokrasi," ujar Wales. Wales juga menyangkal pernyataan Dodd yang menganggap dirinya menyetir pengunjung Wikipedia untuk mendukung perusahaan menolak RUU SOPA.

Sebagai balasan, Wales balik menyatakan bahwa Dodd justru yang selama ini menyalahgunakan kekuasannya.
Wales menyarankan agar Dodd dipecat dari jabatannya saat ini di MPAA karena pernyataan-pernyataannya yang terlalu transparan kepada publik sehingga menodai isntitusinya sendiri.

Holywood vs Silicon Valley
Sebelumnya, seperti dikutip Fox News, Dodd sempat mengancam MPAA tak akan membantu kampanye pemilihan untuk Barack Obama. Pasalnya, Obama mendukung perusahaan teknologi untuk menolak RUU SOPA.
Dodd kecewa dengan keputusan Obama yang tidak berpihak kepada industri hiburan yang sedang memperjuangkan hak cipta.

"Anda mungkin akan berpikir bahwa para artis sudah mendapatkan honor yang tinggi sehingga pembajakan tak akan merugikan mereka. Tapi apakah Anda pernah memikirkan perasaan makeup artist, kameramen, orang-orang di belakang layar yang bekerja keras membuat sebuah film?" jelas Dodd.

Masih dari Fox News, Dodd mencontohkan film Avatar yang diproduksi oleh "20th Century Fox" telah di-download sebanyak 21 juta kali di Internet.
Hal ini tentu memberikan kerugian yang besar bagi produsen film tersebut. Inilah alasannya mendukung SOPA dan PIPA selama ini.

Wales juga sebetulnya mendukung pemberantasan pembajakan online. Dalam Konferensi Design Life Digital di Munich, Jerman, Wales pernah mengatakan bahwa Pembajakan Digital adalah permasalahan nyata yang harus diselesaikan dengan aturan hukum yang lebih baik.

"Saya berharap ada kesempatan yang baik bagi pihak Hollywood untuk duduk bersama dengan pihak Silicon Valley dengan kerendahan hati masing-masing. Kita tak butuh rezim yang menyeramkan seperti drakula," tutupnya.
Sumber :
FOX NEWS

Read Users' Comments (0)